Tampilkan postingan dengan label Allah SWT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Allah SWT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Surat An-Naba'


سورة النبإ



بسم الله الرحمن الرحيم


عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ
Sahih International
About what are they asking one another?
Indonesian
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?


عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ
Sahih International
About the great news -
Indonesian
Tentang berita yang besar,


الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ
Sahih International
That over which they are in disagreement.
Indonesian
yang mereka perselisihkan tentang ini.


كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
Sahih International
No! They are going to know.
Indonesian
Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,


ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
Sahih International
Then, no! They are going to know.
Indonesian
kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.


أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا
Sahih International
Have We not made the earth a resting place?
Indonesian
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,


وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
Sahih International
And the mountains as stakes?
Indonesian
dan gunung-gunung sebagai pasak?,


وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا
Sahih International
And We created you in pairs
Indonesian
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,


وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
Sahih International
And made your sleep [a means for] rest
Indonesian
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,


وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا
Sahih International
And made the night as clothing
Indonesian
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,


وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
Sahih International
And made the day for livelihood
Indonesian
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,


وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا
Sahih International
And constructed above you seven strong [heavens]
Indonesian
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,


وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا
Sahih International
And made [therein] a burning lamp
Indonesian
dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),


وَأَنزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا
Sahih International
And sent down, from the rain clouds, pouring water
Indonesian
dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,


لِّنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا
Sahih International
That We may bring forth thereby grain and vegetation
Indonesian
supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,


وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا
Sahih International
And gardens of entwined growth.
Indonesian
dan kebun-kebun yang lebat?


إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا
Sahih International
Indeed, the Day of Judgement is an appointed time -
Indonesian
Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,


يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا
Sahih International
The Day the Horn is blown and you will come forth in multitudes
Indonesian
yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,


وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا
Sahih International
And the heaven is opened and will become gateways
Indonesian
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,


وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
Sahih International
And the mountains are removed and will be [but] a mirage.
Indonesian
dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.


إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
Sahih International
Indeed, Hell has been lying in wait
Indonesian
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,


لِّلطَّاغِينَ مَآبًا
Sahih International
For the transgressors, a place of return,
Indonesian
lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,


لَّابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا
Sahih International
In which they will remain for ages [unending].
Indonesian
mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,


لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا
Sahih International
They will not taste therein [any] coolness or drink
Indonesian
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,


إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا
Sahih International
Except scalding water and [foul] purulence -
Indonesian
selain air yang mendidih dan nanah,


جَزَاءً وِفَاقًا
Sahih International
An appropriate recompense.
Indonesian
sebagai pambalasan yang setimpal.


إِنَّهُمْ كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا
Sahih International
Indeed, they were not expecting an account
Indonesian
Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,


وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا
Sahih International
And denied Our verses with [emphatic] denial.
Indonesian
dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.


وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا
Sahih International
But all things We have enumerated in writing.
Indonesian
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.


فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
Sahih International
"So taste [the penalty], and never will We increase you except in torment."
Indonesian
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.


إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
Sahih International
Indeed, for the righteous is attainment -
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,


حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا
Sahih International
Gardens and grapevines
Indonesian
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,


وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا
Sahih International
And full-breasted [companions] of equal age
Indonesian
dan gadis-gadis remaja yang sebaya,


وَكَأْسًا دِهَاقًا
Sahih International
And a full cup.
Indonesian
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).


لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا
Sahih International
No ill speech will they hear therein or any falsehood -
Indonesian
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.


جَزَاءً مِّن رَّبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا
Sahih International
[As] reward from your Lord, [a generous] gift [made due by] account,
Indonesian
Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,


رَّبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمَٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا
Sahih International
[From] the Lord of the heavens and the earth and whatever is between them, the Most Merciful. They possess not from Him [authority for] speech.
Indonesian
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.


يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَقَالَ صَوَابًا
Sahih International
The Day that the Spirit and the angels will stand in rows, they will not speak except for one whom the Most Merciful permits, and he will say what is correct.
Indonesian
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.


ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَن شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ مَآبًا
Sahih International
That is the True Day; so he who wills may take to his Lord a [way of] return.
Indonesian
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.


إِنَّا أَنذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنتُ تُرَابًا
Sahih International
Indeed, We have warned you of a near punishment on the Day when a man will observe what his hands have put forth and the disbeliever will say, "Oh, I wish that I were dust!"
Indonesian
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".
Surat An-Naba' (Berita Yang Penting ) 1-40 Surah Makiyyah
Dinamai Juga Surah "Amma Yatasa'alun" , 'Amma, At-tasaa'ul, Al-Mu'shiraat. Nama-Nama Tersebut Diambil Dari Ayat Pertama Dan Kedua Surah Ini.
Mengandung Uraian Tentang : HARI KIAMAT
Bukti - Bukti Kekuasaan ALLAH Untuk Mewujudkannya
(Penciptaan Alam Semesta) ------------- (Sistem Yang Mengaturnya
 |
 |
Pembalasan Pada Hari Tertentu Yang Di Tetapkan -Nya

Pembuktian Tentang Keniscayaan Hari Kiamat

  • Allah Sang Pencipta, Maha Bijaksana, Maha Kuasa
  • Allah Yang Mengatur Dan Mengendalikan Manusia
  • Allah Menyediakan Tempat Tinggal (Bumi) Bagi Manusia
  • Allah Menyediakan Hubungan Harmonis Antar Sesama
  • Allah Yang Maha Bijaksana Tidak Mungkin Membiarkan Hamba-hamba-Nya Hidup Saling Menganiaya, Menikmati Rizkinya Tetapi Menyembah Selain-Nya, Tanpa Melakukan Perbuatan HISAB Atas Perbuatan Mereka,
  • Allah Sang Pemberi Putusan Bagi Manusia.


Menurut PerUrutan Turunnya Surah An-Naba' Turun Setelah Surah Al-Ma'aarij Dan Sebelum Surat An-Naazi'aat

Surah Sebelumnya Al-Mursalaat Menguraikan Tentang Pengingkaran Kaum Musyrikin Terhadap Keniscayaan Kiamat Dan Dari Itu Mereka Wajar Mendapatkan Musibah (bencana) yang berlipat Ganda. Surah Tersebut Di Akhiri Dengan Pernyataan Bahwa Kalau Mereka Tidak Mempercayai Al - Qur'an. Maka Tidak Ada Lagi Selainnya yang Dapat Mereka Percayai.
Ternyata Mereka Bersikeras :
- Meragukan Dan Menolaknya
- Saling Membicarakan Hal Tersebut Dengan Tujuan Mengejek
- senda gurau atau Menampakan Kemustahilannya



Minggu, 29 Januari 2012

PERISTIWA BESAR 12 RABIUL AWAL

Tanggal 12 Rabiul Awal adalah hari bersejarah yang utama bagi umat muslim di seluruh dunia, karena pada hari itulah junjungan kita Nabi Muhammad SAW dilahirkan ke dunia membawa rahmat bagi seluruh alam (QS Al Anbiya’ : 21).

Beliau dilahirkan di Makkah kira-kira 200 m dari Masjidil Haram pada hari Senin menjelang terbit fajar 12 Rabiul Awal tahun Gajah bertepatan dengan 20 April 571 M. kini tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW itu dijadikan perpustakaan “Maktabah Makkah Al Mukarromah”.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW dinamakan “Tahun Gajah” karena pada saat itu para tentara Abrahah dari Yaman menyerang Ka’bah dengan maksud akan menundukkannya. Mereka datang dengan mengendarai gajah, akan tetapi penyerangan itu gagal karena ALLAH SWT mengirim pasukan berupa “Burung Ababil” dari angkasa dan burung-burung itu menyerbu (menjatuhkan) batu-batu berapi kepada tentara Abrahah sehingga mereka hancur lumat seperti daun kayu yang dimakan ulat.

Sebagaimana firman ALLAH SWT dalam Al Qur’an surat Al-Fiil ayat 1-4.

بسم الله الرحمن الرحيم
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ(1)أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ(2) وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ (3)تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ(4)فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ(5
 Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?(1) Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?(2) dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,(3) yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,(4) lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).(5)

PERISTIWA HIJRAH (sampainya Rasulullah di madinah pada 12 Rabiul Awal) Selain 12 Rabiul Awal merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, pada tanggal ini pula Beliau dan Abu Bakar beserta rombongan hijrah dari Makkah menuju Madinah. Dan kedatangan Nabi Muhammad SAW beserta rombongan disambut dengan gembira oleh para penduduk Madinah dan hal itu disambut dengan tasyakuran (pesta) besar. Hijrahnya Nabi Muhammad SAW beserta rombongan sampai di kota Quba’ (pada saat itu disebut Yasrib) pada hari Isnain 8 Rabiul Awal dan sampai di kota Madinah pada hari Jum’at 12 Rabiul Awal, kemudian pada hari itu Nabi beserta rombongan dan penduduk setempat melakukan sholat Jum’at yang pertama.


PERISTIWA WAFATNYA NABI MUHAMMAD : 12 RABIUL AWAL Wafatnya junjungan besar kita, Muhammad Rasulullah SAW pada hari Senin 12 Rabiul Awal 11 H bersamaan 7 Juni 632 M. Baginda wafat di rumah istrinya Aisyah ra dan dikebumikan di Madinah AlMunawaroh.

Selain peristiwa di atas, masih ada banyak peristiwa penting bagi umat Islam di bulan Rabiul Awal diantaranya : 
1. Pelantikan Nabi menjadi Rasul. 
2. Banyak peperangan yang telah terjadi pada zaman Rasulullah diantaranya perang badar, Bawat, ZI Amar (Ghadfan), Bani Annadhir, Daumatul Jandal, dan peperangan Bani Lahyan. 
3. Abu Bakar ra menjadi khalifah pertama menggantikan Rasulullah SAW yang pada saat itu wafat. 
4. Pembukaan Baitul Muqoddis pada tahun 583 H.
5. bersatunya kaum muhajirin dan kaum ansor
6. hari persatuan pertama ditangan abu Bakar Sidik ra setelah rasul saw wafat