Jumat, 09 September 2011

Surat Al Falaq Dan Keutamaanya



بسم الله الرحمن الرحيم

( Bismillaahir Rahmaanir rahiim )
Dengan nama ALLAH yang maha pemurah lagi maha penyayang.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
(Qul aAAoothu birabbi alfalaq)
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
(Min sharri ma khalaq)
dari kejahatan makhluk-Nya,
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
(Wamin sharri ghasiqin ithawaqab)
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
(Wamin sharri annaffathatifee alAAuqad)
dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
(Wamin sharri hasidin itha hasad)
dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".





Keutamaan surat Al-Falaq
1. Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa yang ingin memperoleh penjagaan Allah dari orang yang bermaksud buruk, hendaknya ketika melihat orang itu memohon perlindungan dengan kekuatan Allah Azza wa Jalla dari kekuatan makhluk-Nya, kemudian membaca surat Al-Falaq dan ayat yang difirmankan oleh Allah Azza wa Jalla kepada Nabi-Nya Saw.: Fain tawallaw faqul hasbiyallâhu lâ ilâha illâ Huwa, ‘alayhi tawakkaltu wa Huwa Rabbul ‘arsyil ‘azhîm (At-Taubah: 129), niscaya Allah menyelamatkan ia dari tipu daya setiap penipu, makar setiap pemakar, dan kedengkian setiap orang yang dengki.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/717).

2. Imam Muhammad Al-Baqir (as) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Falaq dan An-Nas, ia seperti membaca seluruh kitab suci yang diturunkan kepada para Nabi.” (Tafsir Nur Tsaqalayn 5/717)

3. Imam Musa Al-Kazhim (as) berkata: “Tidak ada seorang pun yang membacakan pada anak kecil setiap malam: surat Al-Falaq dan An-Nas masing-masing (3 kali), dan surat Al-Ikhlash (100 kali) atau (50 kali), kecuali Allah menyingkirkan darinya setiap penyakit atau derita anak kecil: kehausan, penyakit lambung dan darah, sampai ia berusia remaja. Jika sesudah remaja ia membacanya sendiri, maka ia akan dijaga oleh Allah Azza wa Jallah sampai hari wafatnya.” (Tafsir Nur Tsaqalayn 5/717)

4. Imam Ali Ar-Ridha (as) berkata bahwa beliau pernah melihat orang yang sedang pingsan. Beliau menyuruh mengambilkan gelas yang diisi air. Kemudian beliau membaca surat Al-Fatihah, surat Al-Falaq dan An-Nas, kemudian meludahi/meniup gelas itu, lalu menyuruh menyiramkan/mengusapkan air itu pada kepala dan wajahnya. Orang yang pingsan itu sadar dan bangun. Imam berkata kepadanya: “Insya Allah penyakit itu tidak akan kembali lagi kepadamu selamanya.” (Tafsir Nur Tsaqalayn 5/718)

5. Aisyah menerangkan: bahwa Rasulullah s.a.w. pada setiap malam apabila hendak tidur, Beliau membaca Surat Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, ditiupkan pada kedua telapak tangan kemudian disapukan ke seluruh tubuh dan kepala.

6. Sayyidiah' Ali r.a. menerangkan: pernah Rasulullah s.a.w. digigit kala, kemudian Beliau mengambil air garam. Dibacakan Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas laludisapukan pada anggota badan yang digigit kala tadi.

7. 'Uqbah bin' Amir menerangkan, ketika saya sesat jalan dalam suatu perjalanan bersama dengan Rasulullah s.a.w., Beliau membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas dan akupun disuruh Beliau juga untuk membacanya.

8. Barang siapa terkena penyakit karena perbuatan syaitan atau manusia, hendaklah membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 41 kali selama 3 hari, 5 hari atau 7 hari berturuh-turut.

9. Barang siapa yang takut akan godaan syaitan atau manusia atau takut dalam kegelapan malam, atau takut kejahatan manusia, bacalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 100 kali.

Hubungan Surat Al Falaq dengan Surat An Naas
Kedua-duanya sama-sama mengajarkan kepada manusia, hanya kepada Allah-lah menyerahkan perlindungan diri dari segala kejahatan.
Surat Al Falaq memerintahkan untuk memohon perlindungan dari segala bentuk kejahatan, sedang Surat An Naas memerintahkan untuk memohon perlindungan dari jin dan manusia

Selasa, 06 September 2011

Surat An Nas Dan Fadlilahnya



بسم الله الرحمن الرحيم

( Bismillaahir Rahmaanir rahiim )
Dengan nama ALLAH yang maha pemurah lagi maha penyayang.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
( Qul A'uudzu birabbin naas )
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai)  manusia. 

مَلِكِ النَّاسِ
 ( Malikin naas )
Raja semua manusia.

إِلَٰهِ النَّاسِ
( Ilaahin naas )
Tuhan Sesembahan manusia.

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
( Min syarril was-waasil khannaas )
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
( Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas )
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
( Minal jinnati wan naas )
Terdiri dari (golongan) jin dan manusia.


Fadhilah Surat Al-Falaq dan An-Naas

# Nama surat Al-Falaq dan AN-Nas yaitu Al-Mu’awidzatain atau juga disebut Muqasyqisyataani karena dibaca untuk berlindung dari kemunafikan.

# Ada 2 cara berlindung dari kemunafikan:
- Shalat 40 hari
- Berdoa (Allaahumma Innii a’udzubika minasy syiqaaqi wannifaaqi wasuu’ul akhlaaq)

# “Berlindunglah kamu dari makhluk-makhluk jahat di malam hari” karena malam adalah saat-saat keluarnya makhluk jahat. Oleh karena itu islam menyuruh kita untuk menahan anak-anak kita (disuruh masuk ke rumah) dan menutup pintu-pintu rumah di saat malam.

# Dzikir pagi sore itu melindungi dari gangguan jin dan syaithan

# Rasulullah membenci semua rukyah kecuali mu’awidzatain (Ayat kursi dan mu’awidzatain)

# Untuk mengusir makhluk-makhluk halus di rumah, maka dibacakan surat Al-Baqarah

# Tidak ada satu surat yang lebih baik diantara surat yang lain yaitu surat Al-Falaq dan An-Naas
-Bacalah pada sebelum dan sesudah tidur (Hadits cerita tentang ‘Uqbah Ibnu Amir dan Rasulullah yang naik unta)
-setelah selesai shalat

# Rasulullah pernah kena sihir tapi sihirnya itu tidak mengganggu risalah nubuwwah (kenabian) dan tidak menjadikan Rasulullah kehilangan akal, tapi hanya mengganggu badan saja. Jadi sihir pada Rasulullah itu tidak ada kaitannya dengan semua risalah yang Rasulullah bawa.

# Orang-orang (golongan) yang mengingkari sihirnya Rasulullah yaitu mu’tazilah

# Yang menyihir Rasulullah adalah seorang yahudi yang bernama Lubaid Ibnu A’sham

# Innamal musyrikuuna najas =Sesungguhnya orang musyrik itu najis. Najisnya orang musyrik ini bukan badan tetapi secara maknawi
Keutamaannya :
1. Imam Musa Al-Kazhim (sa). berkata: “Sangatlah banyak keutamaan surat ini bagi anak kecil jika padanya dibacakan surat Al-Falaq (3 kali), surat An-Nas (3 kali), dan surat Al-Ikhlash (100 kali) dan jika tidak mampu (50 kali). Jika ia ingin memperoleh penjagaan diri dengan bacaan itu, ia akan terjaga sampai hari kematian men-jemputnya. (Mafatihul Jinan 479).
2. Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata bahwa Rasulullah SAW. mengadu karena sakit yang dideritanya. Kemudian Jibril AS. datang kepadanya, dan Mikail berada di dekat kakinya. Kemudian Jibril memohonkan perlindungan untuknya dengan surat Al-Falaq, dan Mikail memohonkan perlindungan untuknya dengan surat An-Nas.” (Tafsir Nur Tsaqalayn 5/725)
3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa). berkata bahwa: “Jibril datang kepada Rasulullah SAW. ketika sedang mengadu karena sakit, lalu Jibril meruqiyah (mengobati)nya dengan surat Al-Falaq, An-Nas dan Al-Ikhlash. Jibril berkata: Dengan nama Allah aku ruqiyah kamu, Allah pasti menyembuhkan kamu dari segala penyakit, ambillah surat ini niscaya ia akan memberi kamu ketenangan dan kesembuhan. Kemudian Nabi SAW. membacanya.” (Tafsir Nur Tsaqalayn 5/725)
Referensi :
http://filekajianku.blogspot.com/2009/10/fadhilah-surat-al-falaq-dan-naas.html
http://www.youtube.com/results?search_query=surah+annas+indonesia&aq=f